Ayam kalkun atau dalam bahasa inggris disebut turkey
adalah hewan yang termasuk kategori unggas,Kalkun pejantan berukuran
lebih besar di banding betina nya dimana pejantan dewasa berbobot 5-18kg
sedangkan betina dewasa rata-rata hanya berbobot 3-4,5kg. Kalkun
betina memiliki keunikan dimana tanpa di buahi pejantan,kalkun betina
tetap bisa menghasilkan telur akan tetapi,se pengalaman saya betina
kalkun yang tak di buahi pejantan nya biasa nya telurnya tidak menetas
jadi tidak bisa menghasilkan keturunan.
Alaminya rata-rata indukan betina kalkun dalam satu masa bertelur bisa menghasilkan telur antara 8-25 butir,tetapi ada juga betina yang bertelurnya melebihi jumlah rata-rata tersebut. Induk betina mengerami telur hampir sama dengan unggas lain terutama bebek,lama mengerami telurnya 28 hari.
Alaminya rata-rata indukan betina kalkun dalam satu masa bertelur bisa menghasilkan telur antara 8-25 butir,tetapi ada juga betina yang bertelurnya melebihi jumlah rata-rata tersebut. Induk betina mengerami telur hampir sama dengan unggas lain terutama bebek,lama mengerami telurnya 28 hari.
Selain rasa dagingnya yang lezat, ternyata daging kalkun
memiliki kandungan protein yang sangat tinggi,selain itu kandungan
lemak dan kolesterolnya sangat rendah sehingga baik untuk kesehatan.
Kandungan vitamin yang ada dalam daging kalkun
antara lain: Vitamin B12,vitamin E (untuk mempertajam daya ingat),zinc (
biasanya digunakan untuk meningkatkan stamina ),kandungan taurin nya
yang tinggi bermanfaat untuk memberikan perlindungan terhadap jantung
koroner.
Dari alasan diatas itulah iseng iseng saya mencoba mengembangkan ayam kalkun, dan alhamdulillah sekarang sudah beranak pinak, dibawah ini adalah contoh ayam kalkun yang saya kembangkan :
![]() |
| Ayam Kalkun Jantan Usia 10 Bulan |
![]() |
| Ayam Kalkun jantan |


